Setelah sekian lama terlalu asik naek transjakarta (lebih tepatnya sejak patas ac 76 dan 16 sudah tidak beroperasi), baru hari ini tiba saatnya memulai kembali naek bis kota atau kopami jurusan mangga dua-senen. Terbiasa naek transjakarta, bikin gw lupa, gimana kondisi bis" jakarta pada umumnya. Berikut beberapa perbedaan yang gw temukan: 1. Kalau di transjakarta, hampir semua penumpang bebas maen hp didalamnya. Di bis? Sekali lo keluarin, bisa jadi sasaran tindak kriminal. 2. Di bis, semua 'hiburan' ada didalamnya, ya pengamen, ya tukang jualan, ya pengemis, ya preman. Di trans? Hiburannya ada, tapi mereka ga boleh menghibur di dalem trans. 3. Kondisi kendaraan. As you know, bis kondisinya ya begitu ya, tidak ada bis baru, dan kebiasaan penumpangnya buang sampah di dalam bis bikin parah kondisi. Di trans jakarta, semua baru bisnya, dan karna tidak diperbolehkan makan di dalamnya, jadi so pasti, ga ada sampah. 4. Masih inget kan gimana cara nyetopin bis? Ketok langit...