Menceritakan Masa lalu yang kelam, bagus atau tidak?
Setiap orang pasti memiliki masa lalu. Entah itu bahagia, suram, sedih, lucu, apapun. Lalu, apabila kita memiliki masa lalu yang suram dan sedih, bahkan membuat ketakutan berlebihan, haruskah untuk diceritakan?
Saya pernah punya rasa itu. Masa lalu yang mampu membuat masa kecil saya cenderung menjadi anak pendiam dan memilih menyendiri. Hal itu berlangsung hingga saya sma. Seperti yang telah direncanakan Tuhan, saya duduk bersebelahan dengan teman, sahabat, saudara yang mampu membuat saya memiliki rasa untuk menjadi orang yang lebih terbuka dan memiliki banyak teman. Mendapatkan gambaran keluarga yang ideal, yang saya inginkan. Membuat saya mengikuti banyak organisasi untuk memacu saya banyak berbicara. Masa sma itu membuat saya seperti saat ini. Memiliki rasa percaya diri, mempunyai banyak teman, dan tentu saja bawel.
Yang saya ingin sampaikan disini adalah, seburuk-buruknya masa lalu mu, usahakan untuk mempercayakan ceritamu pada orang yang kamu percayai. Setelah itu, bertekad lah untuk menjadi pihak yang dapat dipercaya orang lain, tempat orang-orang macam saya untuk dapat mempercayakan cerita. Kenapa? Karena saya pernah merasa berada ketakutan karena masa lalu dan mengetahui bagaimana rasanya saat menemukan orang yang tepat untuk berbagi.
anda akan menjadi orang yang lebih baik saat anda berani menceritakan masa lalu anda kepada orang lain. Berdamailah dengan masa lalu anda. Saat anda menceritakan masa lalu anda, niatkan bahwa menceritakan masa lalu anda akan berguna bagi orang lain untuk lebih waspada. 😊

Komentar