Dari rakyat untuk rakyat

Dahulu, di jaman orde lama, setiap tokoh pemerintah dipilih oleh DPR, bukan oleh rakyat. Hasilnya? Hanya tokoh" itu yang pasti akan dipilih. Yang kaya semakin kaya. Mau sepintar apapun, harus memilih cita" lain selain jadi menteri, jadi presiden. Anggota DPR? Semakin kaya tentunya.
Sekarang, setelah jaman orde baru, tokoh pemerintah dipilih oleh rakyat. Rakyat miskin atau kaya yang bercita" menjadi tokoh pemerintah, dapat saling berlomba, dapat saling menunjukkan prestasi terbaiknya, dapat dipilih oleh rakyat. Dari rakyat untuk rakyat. Semua punya kesempatan yang sama.

Dan sekarang, haruskah dikembalikan ke semula? Renungkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kabar takashi kashiwabara di 2014?

Romansa percintaan

Celotehan Bis umum versus trans jakarta